Bangun yang tidak bangun! (Mimpi atau Ketindihan kah?)

19 Dec 2008

http://bp1.blogger.com/Wuih…! sudah lama juga nggak posting di blog dan melakukan aktivitas blogwalking. Kangen? So.. Pasti.. abisss. Setelah melihat isi blog sendiri ada beberapa komentar dari rekan-rekan blogger dari Mbak Eeta, Mas Naufal Azis, Mas Budi Hermanto, Mbak Uni dan Mas Paijo dan rekan-rekan blogger lainnya yang masih sudi mampir, walau berakhir dengan kekecewaan karena nggak ada postingan terbaru dari saya. Mohon Maaf dan Terima Kasih atas semua perhatiannya. Kali ini ingin berbagi cerita kembali dengan kalian yang aku sendiri heran mengapa bisa mengalami hal ini.

Sebenarnya tidak ada aktivitas yang sifatnya super sibuk maupun keluar kota. Kesibukanku hanya terbatas berkutat pada pekerjaan di kantor (maklum mulai akhir tahun) dan di rumah mengurus malaikat kecilku. Hanya saja diperlukan energi yang lebih karena memang konsentrasi harus banyak terbagi-bagi. Mulai dari pekerjaan di kantor setelah selesai melakukan supervisi training yang diperuntukan untuk orang Cabang dilanjutkan dengan implementasi, kehadiran si Kecil yang dari malam pertama di rumah hingga kini selalu terjaga semalaman hingga pagi, pembangunan rumah yang agak mulai sedikit tersendat, jual rumah di depok yang tadinya sudah ada pembeli yang mana dengan sabar aku menunggu dan membantu proses KPRnya selama 2 bulan, tapi begitu disetujui KPRnya tiba-tiba membatalkan membeli rumah (belum rejekiku rupanya) dan terakhir Persiapan Pernikahan adikku yang akan jatuh pada tanggal 28 Desember 2008. Mungkin kalau kondisiku kesehatanku normal hal-hal di atas merupakan hal yang biasa hanya saja bagiku benar-benar membutuhkan energi yang lebih.

Bangun yang tidak bangun

Sering kali aku tak sengaja tertidur sesaat, mungkin karena kelelahan. Di saat tidur tersebut aku sering mengalami yang namanya bangun tapi sebenarnya tidak bangun. Entah ini kondisiku sedang mimpi atau memang masih setengah sadar. Sering kali aku terbangun, karena teringat ada sesuatu hal yang mestinya aku kerjakan tapi belum aku kerjakan maka segera aku kerjakan, tapi anehnya belum selesai melakukan aktivitas tersebut aku tersadar kalau aku belum bangun, maka kembali lagi ke posisi aku mulai bangun dari tidur dan melakukan aktivitas yang sama, anehnya.. baru tersadar kembali ternyata aku sebenarnya belum terbangun jadi yang dilakukan barusan hanya mimpi belaka, begitu seterusnya berulang-ulang kali bisa 5x lebih. Herannya aktivitas selama mimpiitu benar-benar nyata dan aku mendengar suara orang-orang sekelilingku bahkan berkomunikasi. Hingga aku tidak tahan aku paksakan benar-benar bangun tapi ternyata harus dengan tenaga yang ekstra besar.

Belakangan ini hal tersebut sudah terlalu sering aku alami, ketika aku tanya kepada orang sekitarku, ternyata aku memang masih tertidur dan juga bukan mimpi berjalan. Kesimpulan mereka seringnya mengatakan kalau aku mengalami ketindihan (Sleep Paralysis). Tapi aku merasakan hal ini berbeda dari sekedar ketindihan. Seingatku kalau yang dimaksud ketindihan, aku pasti merasakan hawa panas yang mendekatiku dan akhirnya aku lawan hingga tidak sampai ketindihan. Pernah pengalaman sewaktu kost di Bandung saat masa kuliah dulu, entah ada hubungannya atau tidak, di mana di samping kostku ada kuburan keluarga. Saat itu yang aku ingat setidaknya 2x ketika akan ketindiha, yang pertama melihat 2 makhluk kecil semacam manusia yang mendekatiku dan yang kedua lewat disebelahku seperti orang hutan hanya saja memakai rok. Dan kesemuanya bisa aku tolak, karena memang aku merasakan hawa panas yang datang.

Menurut berbagai sumber, kalau ketindihan sering kali dikaitkan dengan ketindihan jin, tapi dari segi medis hal demikian bisa terjadi bila seseorang memiliki kebiasaan tidur tidak teratur yang memiliki gejala-gejala sebagai berikut :

  1. tubuh atau otot tidak dapat digerakkan saat tidur maupun saat terjaga terjaga
  2. seringnya disertai halusinasi mupun kejadian seperti mimpi
  3. sering terjadi perulangan kejadian selama periode tidur tersebut

Adapun tips pencegahannya adalah dengan

  • Tidur yang teratur dan cukup dalam artian tidak berlebihan apalagi kekurangan
  • Kurangi kelelahan pikiran, baik itu stress maupun depresi
  • Tentunya olahraga yang teratur, nah ini biasanya kalau tidur tak teratur maka berefek olahraganya menjadi tidak teratur

Melihat gejala-gejala di atas sepertinya saya point 2 dan 3, sama seperti yang saya alami. Tapi mengapa masih tidak yakin kalau saya terkena sindrom ketindihan. Mungkin ada rekan-rekan pernah mengalami hal yang sama. Menurut kalian kira-kira saya terkena sindrom Ketindihan atau sekedar mimpi belaka atau bisa jadi lebih dari itu? (/hmt)


TAGS mimpi ketindihan Sleep Paralysis


-

Author

Follow Me